Seni Tari di Indonesia

 Assalamualaikum Wr.wb

Halooo semuanya....apa kabar? Di blog pertamaku ini aku akan membahas beberapa Tarian Tradisional yang ada di Indonesia.

     Kekayaan budaya Indonesia memang bikin bangga! Mulai dari bahasa, kuliner dan adatnya ada saja yang unik dan asik untuk kita telusuri, salah satunya adalah kekayaan dalam bentuk Tarian Tradisional. Aku termasuk orang yang suka sekali akan seni, termasuk seni Tari, memang sih aku belum paham betul dengan semua tarian yang ada di Indonesia, tapi menurutku kita perlu melestarikan Tarian-tarian Tradisional yang ada di Indonesia ini. Selain wujud hiburan tarian memiliko nilai budaya yang sangat tinggi dan sakral, semua gerak tari menunjukkan keindahan dan mengandung makna di setiap gerakannya. Namun, perlu kepekaan dalam menangkap keindahan pada satu Tarian. Di setiap daerah di Indonesia memiliki banyak ragam tarian tradisional, salah satunya adalah:


Tari Kecak (Bali)




     



Jika kalian liburan ke Bali rasanya tidak lengkap jika tidak menonton Tarian Kecak ini, kalian akan di buat Takjub dengan gerakan tarinya yang kompak dan suara 

"cak, cak, cak" yang serentak dan kencang.

     Selain tari kecak Bali juga memiliki Tarian yang tidak kalah populer dari Tari Kecak yaitu


Tari Pendet (Bali)



 


     


Dulunya Tarian ini di gunakan sebagai bentuk pemujaan di Pura. Namun, sekarang Tari Pendet di gunakan untuk menyabut para tamu yang datang ke bali.


Tari Saman (Aceh)



   



  



Di Indonesia bagian barat yaitu Aceh juga terkenal dengan Tarian Saman-nya  dan unik dan menarik. Tari Saman ini adalah sebuah tarian dari Suku Gayo yang biasa di tampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian juga menggunakan bahasa Gayo dan biasanya tarian ini juga di tampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.



Tari Gong (Kalimantan Timur)







   


  Tari Gong atau bisa di sebut Tari Kancet Ledo adalah salah satu tarian Dayak Kalimantan Timur tepatnya dari suku Dayak Kenyah. Tarian ini di tarikan seorang gadis dengan Gong yang di gunakan sebagai alat musik pengiringnya. Tari ini biasanya di pertunjukkan pada saat upacara penyambutan tamu agung.

     Gerakan dalam tari Gong yang mengekspresikan tentang kelembutan seorang wanita. Tari ini mengungkapkan kecantikan, kepandaian dan lemah lembut gerakan tari. Sesuai dengan nama tarinya, tari Gong di tarikan di atas Gong dan di iringi dengan alat musik Sampe.


Tari Maengket (Sulawesi Utara)






     Tari Maengket adalah tari tradisional suku Minahasa Sulawesi Utara. Tari ini dari dulu kala sampai saat ini masih berkembang, tari Maengket sudah ada di tanah Minahasa sejak rakyat Minahasa mengenal pertanian. Tarian ini biasa di lakukan pada saat panen hasil pertanian dengan gerakan sederhana. Sekarang tarian ini telah berkembang teristimewa bentuk bentuk dan tarinya tanoa meninggalkan keaslinannya. Kata maengket itu sendiri yang berawalan kata "Ma" yang berarti "Melaksanakan" dan "angket" yang berarti mengangkat tumit naik turun sesuai lagu.


Tari Sajojo (Papua)








Tari Sajojo ini adalah tarian asal Papua, tarian ini sering di jadikan penampilan di acara-acara, baik acara adat, budaya maupun sekedar hiburan. Tarian ini juga sangat terkenal di Papua dan bisa di tarikan oleh berbagai kalangan baik pria maupun wanita, tua maupun muda, tetapi sayangnya tari ini tidak di ketahui secara pasti asal usulnya, menurut beberapa sumber tarian ini sudah ada sejak 1990-an.


  Tari Jaipong (Jawa Barat)









Tari merupakan karya seorang seniman Karawang H.Suanda (Pada tahun 1960), namun tarian ini baru di kenal setelH di modifikasi dan di perkenalkan kembali oleh seniman Bandung bernama Gugum Gumbira. 

     Secara garis besar, makna dari tari Jaipong adalah merepresentasikan wanita sunda yang memiliki sifat santun, ramah, halus/gemulai, kadang sedikit genit tapi juga bisa energik, lincah dan berani. Beberap gerakannya pun juga mewakilkan lekuk tubuhnya yang indah dan anggun.


Tari Gambyong (Jawa Tengah)









Tari Gambyong merupakan salah satu bentuk tarian jawa klasik yang berasal dari wilayah Surakarta Jawa Tengah, tari ini biasanya di gunakan untuk pertunjukan atau menyambut tamu. Tari Gambyong itu sendiri tidak hanya satu tarian saja, tetapi terdiri dari koreografi, yang paling di kenal adalah Tari Gambyong Pareanom (Dengan beberapa Variasi) dan Tari Gambyong Pangkur. Tarian ini memiliki dasar gerakan yang sama, yaitu gerakan tari Tayub/Tledek.


Dan di pulau jawa bagian Timur juga tifak kalah dengan wilayah lainnya, jawa timur memiliki banyak sekali tarian-tarian tradisional yang cukup mengangumkan, salah satunya adalah


Tari Jejer Gandrung (Banyuwangi-Jatim)








Banyuwangi memiliki banyak sekali tarian Tradisional, yang salah satunya adalah Jejee Gandrung. Jejer Gandrung merupakan salah satu kesenian khas yang menjadi icon Kabupaten Banyuwangi, tari yang maaih satu aliran dengan tari Jaipong Jawa Barat ini menjadi hiburan rakyat Banyuwangi di acara-acara hajatan dll. Pada zamannya dahulu tari ini di tarikan oleh para lelaki yang di dandani seperti perempuan. Namun, lambat laun laki-laki tak lagi berminat untuk menampilkan tarian ini, sehingga muncul anggapan bahwa wanitalah yang lebih menarik untuk menari.

    Dan pada saat ini tari Gandrung ini semakin mendunia, Pada HUT RI yang ke-72, tari ini terpilih untuk tampil di istana Negara dan tidak hanya itu tari Gandrung juga sering tampil  di acara-acara kebudayaan di Jerman, Malaysia, Prancis, Hongkong, Brunei Darussalam dan Jepang.


Tari Remo (Jawa Timur)




  




   Tarian Remo ini adalah sakah satu tarian untuk penyambutan tanu yang di tampilkan oleh satu orang atau lebih. Menurut sejarahnya tarian ini biasa di bawakan oleh penari laki-laki, pertunjukan tari ini umumnya menampilkan kisah pangeran yabg berjuang dalam sebuah medan pertempuran sehingga sisi kemaskulinan dalam tarian ini sangat di butuhkan.


Tari Reog (Ponorogo-Jatim)










Reog Ponorogo adalah tarian yang berfungsi sebagai hiburan rakyat yang mengandung unsur magis, penari utama dalam tarian ini adalah oranh berkepala singa dengan hiasan bulu merak ditambah penari bertopeng dan berkuda lumping. Reog merupakan salah satu seni budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat laut yaitu Kabupaten Ponorogo yang di anggap kota Reog yang sebenarnya.

     Gerbang kota Ponorogo di hiasi oleh sosok Warok dan Gembak, dua sosok yang ikut tampil pada saat Reog pertunjukan. Reog adalah salah satu budaya daerah di indonesia yang masih sangat kental dengan hal hal yang berbaj mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.


Malate Sato'or (Sampang-Madura)












Kemudian beralih ke pulau yang ada di Jawa Timur yaitu Pulau Madura, di Madura itu sendiri memiliki empat Kabupaten yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Madura juga tidak kalah dengan berbagai macam tariannya salah satunya di Kabupaten Sampang. 
    Kabupaten Sampang memiliki tarian yang cukup mengagumkan sekali yaitu tari tradisional Malate Sato'or, tarian ini merupakan tarian khas yang menjadi icon di Kabupaten Sampang itu sendiri. Tarian biasanya di tarikan untuk menyambut para tamu yang datang ke Kabupaten Sampang atau untuk pertunjukan di acara-acara yang ada di kabupaten Sampang. Tarian ini di tarikan oleh 3,5,7 orang atau lebih dengan di iringi musik gamelan khas Madura.
  Pada tahun 2019 kemarin, Kabupaten Sampang menampilkan tarian Malate Sato'or  dengan melibatkan 1.007 penari siswa SMP se Kabupaten Sampang Hingga pada Akhirnya bisa memecahkan Rekor MURI.



Mungkin hanya itu yang bisa aku sampaikan ya teman-teman, semiga bermanfaatttt.  Wassalamualaikum Wr.Wb.

Komentar

  1. Wah bagus nih..ajarin aku nari juga donk...ets...tapi harus sabar ngajarin aku yah hahahh ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜

    BalasHapus
  2. Mantap sekali ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜❤

    BalasHapus
  3. Good job jam. Sukses selalu๐Ÿ’ช๐Ÿป

    BalasHapus
  4. God job kawan,,, semangat dalam berkarya ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  5. semangat semoga ilmunya sampai ke pembaca๐Ÿ˜

    BalasHapus
  6. Ah mantap๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

    BalasHapus
  7. Semoga seni tari bisa terus dilestarikan generasi muda, good job kaka

    BalasHapus
  8. Good kak mil๐Ÿฅฐ๐Ÿ‘

    BalasHapus
  9. Good job dek jam, Semangat dek semoga terus dilestarikan generasi muda๐Ÿ‘

    BalasHapus
  10. Good job dek jam, Semangat dek semoga terus dilestarikan generasi muda๐Ÿ‘

    BalasHapus
  11. Uwuwu....mantapp sekali beb jam, pemuda harus berseni kembangkan budaya bangsa

    BalasHapus
  12. Suksess terus kakak๐Ÿฅฐ๐Ÿ’ช

    BalasHapus
  13. Good๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  14. Mantap Kak Jamila. Lanjutkan Perjuanganmu untuk tetap melestarikan Tarian Tradisional Madura. Karna untuk saat ini jarang Kaula muda mempunyai kesadaran akan pelestarian Tarian Tradisional Madura

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuliner Sampang